Semoga kita selalu sehat dan dilancarkan semua urusan ya. Aamiin.
Sahabat, pada artikel yang lalu kita telah mempelajari tahap kedua langkah-langkah simulasi numerik menggunakan perangkat lunak CFD. Sahabat bisa refresh kembali materi tersebut dengan klik di sini. Bagaimana Sahabat? Bila ada tanggapan, silakan tinggalkan komentar ya.
Ketika kita melakukan simulasi aliran fluida eksternal menggunakan Ansys Fluent seperti simulasi aliran fluida di sekitar airfoil atau sayap, kita akan mendapatkan hasil berupa komponen gaya Fx dan Fy. Besarnya nilai Fx dan Fy bergantung pada intial condition yang kita masukkan pada inlet, dalam hal ini adalah nilai velocity fluida dan sudut serangnya. Nilai Fx dan Fy dapat ditemukan pada perangkat Ansys CFD-Post setelah kita melakukan simulasi menggunakan Ansys Fluent. Perlu kita ketahui bahwa nilai Fx dan Fy bukanlah nilai gaya yang dibutuhkan, bukan juga hasil akhir dari simulasi ya. Kedua nilai itu adalah komponen gaya dalam bentuk koordinat x dan y. Jadi, kita harus ubah dulu nilai Fx dan Fy dengan cara transformasi koordinat. Langkahnya sangat mudah, Sahabat. Memang tidak sederhana tapi tidak sulit. Kita bisa menggunakan perangkat lunak Microsoft Office Excel untuk mengolah data ini. Hanya memasukkan sedikit rumus, mengatur tabel kemudian tinggal klik maka kita sudah mendapatkan nilai gaya lift, gaya drag, koefisien lift, koefisien drag dan lift to drag ratio. Langsung simak urutan langkah-langkah transformasi koordinat berikut ini, Sahabat. Kalo ada tanggapan dan masukan, silakan tinggalkan komentar.


Seperti itulah langkah-langkah transformasi koordinat hasil simulasi dari Ansys Fluent, Sahabat.
Semoga bisa bermanfaat untuk ilmu pengetahuan dan kebaikan.
Tidak ada yang sulit jika mau berusaha optimal.
Saya sangat terbuka dengan saran, kritik dan masukan. Jangan sungkan tinggalkan komentar ya.
Nantikan postingan yang akan datang, Sahabat. Kita akan sharing tentang tahap POSTPROCESSING di part3, ya.